Tips Praktis Merawat Aki Kering Pada Sepeda Motor Agar Awet

Cara merawat aki sesungguhnya bisa kita kerjakan sendiri dengan begitu mudahnya.

Kendaraan sepeda motor saat ini tidak dapat terletepat dengan yang namanya aki (accu). Hal semacam itu di karenakan kendaraan bermotor zaman saat ini nyaris semua memakai teknologi injeksi.

Seperti yang kita ketahui tentang injeksi yaitu satu mekanisme sistem sebagai pengganti karburator yang manfaatnya untuk memperoleh kemampuan mesin yang efisien dan injeksi bisa menghemat BBM rata-rata sampai 20%.

Dalam mekanisme kerjanya injeksi terima supply bahan bakar dari pompa yang ada didalam tangki bahan bakar dimana pompa itu bisa bekerja bila di supply dengan arus listrik yang cukup yang bersumber dari aki.

Bukan sekedar pompa bahan bakar yang memerlukan supply listrik dari aki, namun injeksi juga memerlukan supply bahan bakar dari aki.

 

Pengertian aki kering

Namun sebelumnya masuk ke cara menjaga aki kering motor, kami ingin mendeskripsikan dahulu, apa sih itu aki kering.

Seperti yang anda saksikan sekarang ini teknologi yang semakin maju membuat aki jenis kering diambil oleh nyaris semuanya pabrikan otomotif didunia untuk digabungkan pada tiap-tiap kendaraan yang di produksi oleh mereka.

Hal semacam itu karena teknologi yang semakin mutakhir umpamanya “Fuel Injection” memanglah memerlukan aliran listrik yang kuat, stabil, praktis dan mempunyai keawetan yang tahan lama.

Dan semuanya hal itu dapat diperoleh pada komponen aki jenis kering yang begitu tepat untuk kendaraan-kendaraan baru belakangan ini, baik itu motor ataupun mobil.

Yang tentu kepraktisan aki kering ini adalah hal paling utama yang diperhitungkan oleh beberapa besar pabrikan otomotif.

Terkecuali pemakai tidak butuh mengecek ukuran airnya, aki jenis kering ini memang lebih minim perawatan dan memiliki banyak kelebihan dibanding aki jenis basah.

Walau demikian, diperlukan cara menjaga aki kering motor dengan tepat supaya mempunyai umur penggunaan yang lebih lama.

Aki kering atau ada pula yang menyebutnya MF Batterai (Maintenance Free Batterai) dan juga dikenal dengan Valve Regulated Lead Acid Batterai (VRLA) mulai dikenalkan di dunia perotomotifan di Indonesia mulai sejak tahun 2005-an.

Di mana jenis itu banyak diambil oleh sebagian pabrikan otomotif karena anti tumpah air batterynya dibanding dengan jenis aki konvensional.

Diluar itu keunggulan dengan saat pemakaian yang lebih lama dan cranking performnce yang lebih tinggi dan mempunyai grid yang tahan korosi akan membuahkan performa yang tinggi dan self discharge yang lebih rendah.

Nah sesuai dengan tema diatas, pada kesempatan ini, Kami akan memberitahu pada anda sekalian tentang tips praktis merawat aki kering pada sepeda motor agar awet.

 

Jenis-jenis aki pada motor

Pada intinya aki di bedakan jadi 2 jenis :

  1. Aki Basah

Aki ini di sebut aki basah karena didalamnya ada cairan Asam Sulfat (H2SO4).

Dan untuk jenis aki basah ini di butuhkan perawatan berkala supaya cairan dalam aki tetaplah ada pada batas/garis minimum.

Jika cairan telah ada dibawah garis minimum, maka mesti berisi memberi air aki.

 

  1. Aki kering

Aki kering atau orang menyebutnya aki MF (Maintenance Free Bateray) di alamnya memiliki kandungan gel manfaat ganti cairan elektrolit.

Gel ini mempunyai karakter yang susah menguap, bahkan juga bila menguap meskipun jadi uapnya akan kembali pada kedalam wadah aki.

Jadi aki ini tidak membutuhkan sistem isi lagi air aki seperti pada aki basah. Arus aki kering juga semakin besar dari aki basah dan aki kering lebih tahan lama.

 

Tips Praktis Merawat Aki Kering Pada Sepeda Motor Agar Awet

Nah, agar komponen vital ini bisa mensuplai listrik dengan baik dan prima anda mesti melakukan tips praktis merawat aki kering pada sepeda motor agar awet berikut ini.

Supaya aki kering anda bisa berfungsi dengan baik, awet dan tahan lama. Simaklah panduan dan kami di bawah ini :

Oke kita masuk ke cara menjaga aki kering pada motor yang pertama. Agar aki kering motor dapat tahan lama atau awet jadi manfaatkanlah kendaraan anda sekerap mungkin saja.

Supaya sistem pengisian listrik tetaplah berlangsung dan akan membuahkan penyuplaian listrik yang stabil.

Bila memanglah motor tidak dipakai, maka minimum memanasi mesin dengan waktu 2 sampai 5 menit /hari.

Tetaplah pakai elektrik starter setiap hari. Terkecuali waktu memanaskan mesin pada pagi hari yang direferensikan memakai kick starter untuk membantu oli supaya terpompa lebih cepat melumasi semua komponen dalam mesin motor.

Jika sekali starter mesin tidak mau hidup maka janganlah cobalah ditekan dengan cara terus-menerus saklar starter.

Berikan jeda waktu sekitaran 5 detik, baru lalu ditekan kembali supaya sangat mungkin daya aki bisa kembali stabil terlebih dulu.

Jauhi lubang atau jalan rusak yang mengakibatkan goncangan terlalu berlebih pada kendaraan anda.

Sebab karena hal itu akan cepat mengakibatkan kerusakan beberapa sel yang ada didalam komponen aki ini bila terus-terusan memperoleh guncangan yang terlalu berlebih.

Oke hingga di sini cukup memahami kan cara merawat aki kering motor yang Kami berikan? Yuk kita lanjut step selanjutnya.

Senantiasa cek kabel terminal aki dan upayakan supaya senantiasa bersih dan tertutup rapat. Sebab bila sangat lembab maka dikuatirkan akan berlangsung konsleting aliran listrik.

Yakinkan komponen kiprok kendaraan masihlah berfungsi dengan baik karena komponen ini adalah komponen yang termasuk juga vital dalam sistem penyuplaian listrik ke semuanya sisi kendaraan.

Bila daya listrik telah melemah jadi kerjakan isi lagi atau charging sekedarnya. Untuk aki kering ini bisa memakai alat spesial yang mempunyai daya yang kecil dan stabil yakni sebesar 0, 5 ampere.

Untuk membuat daya listrik aki kembali penuh diperlukan saat 5 sampai 8 jam bergantung dengan besaran daya aki.

 

Demikian artikel tentang tips praktis merawat aki kering pada sepeda motor agar awet. Semoga bisa menginspirasi anda dalam merawat aki kering pada sepeda motor anda.

 

Salam berkendara aman…