Tips Praktis Mengemudi Mobil Di Jalan Raya Secara Aman

Waktu di jalan raya, ada banyak pengemudi yang kurang memperhatikan ketentuan dan tata krama berlalu lintas. Tingkah laku yang kurang baik itu bahkan juga di kota besar semakin dimaklumi dan sudah menjadi rutinitas. Walau sebenarnya mengemudi dengan cara yang ceroboh saja bisa membahayakan sendiri dan sudah pasti pemakai jalan yang lain.

Berkendaraan dijalanan umum dengan kendaraan seperti mobil membutuhkan antipasi dan persiapan sendiri yang lebih dibanding berkendara dengan motor dan semacamnya.

Sekali juga mobil sudah memperoleh perawatan teratur, sampai mempunyai mesin, ban dan sistem pengereman yang baik.

Bukan berarti kita sudah cukup dalam menyiapkan diri untuk terlepas dari bahaya dijalan raya.

Oleh karenanya, di bawah ini ada tips praktis mengemudi mobil di jalan raya secara aman yang bisa anda terapkan saat berkendara di jalan raya.

Agar waktu mengemudi anda tidak mengganggu kenyamanan pemakai jalan lain, terlebih hingga menyebabkan kecelakaan.

 

Tips Mencegah Rasa Kantuk Saat Mengemudi

Tidak sedikit diantara kecelakaan yang terjadi di tanah air dikarenakan oleh pengemudi yang kelelahan karena menyetir lebih dua jam dan pada akhirnya mengantuk.

Bila ada info mengenai resiko fatal kecelakaan di jalan raya akibat kelelahan tetapi banyak yang mengacuhkannya.

Biasanya, orang berasumsi mengemudi waktu kelelahan yaitu aksi legal karena tidak ada ketentuan atau undang-undang yang melarangnya.

Pada sisi lain, pemakai jalan yang lain juga berlaku permisif dengan kata lain tidak memprotesnya.

Lalu bagaimana caranya menangani apabila rasa kelelahan menimpa saat Anda di dalam perjalanan jauh?

Apa sajakah yang pantas dijauhi untuk menghindar rasa kantuk? Berikut ini caraotomotif. com akan sharing tips untuk Anda :

 

  1. Janganlah mengemudi kian lebih tiga jam

Mengemudikan mobil sepanjang tiga jam terus-terusan tanpa ada henti mengakibatkan saraf sensorik dan motorik seorang yang menenggak minuman mengandung alkohol dengan kandungan 40 %.

Hal semacam itu dapat terjadi karena kedua saraf itu alami kemelut karena orang yang berkaitan dituntut untuk konsentrasi memerhatikan jalan dan keadaan mobil.

 

  1. Istirahat sesaat dan olah raga ringan

Langkah lain menyingkirkan kelelahan dan mengantuk yaitu beristirahat.

Apabila dalam perjalanan Anda telah mulai merasakan sinyal tanda kelelahan dan kantuk sebaiknya hentikan kendaraan dan beristirahat.

Berbaring atau istirahatlah sepanjang 30 menit atau minimum 20 menit.

Kemudian, luangkan untuk berolah raga ringan sekitaran 5 menit dengan urutan sisi badan teratas yakni kepala, bahu, lengan tangan, bahu, lutut, dan tungkai.

Lakukan gerakan menarik ke atas, memutar, dan melipat.

Lewat gerakan yang berurutan dengan cara benar, maka otot bisep dan trisep akan kembali fresh dan asam laktat di otot-otot terkurangi. Selain itu, aliran darah juga lancar.

 

  1. Janganlah banyak konsumsi karbohidrat

Terkecuali beristirahat sesudah mengemudi sepanjang tiga jam, hal-hal lain yang pantas dijauhi yaitu konsumsi karbohidrat terlebih nasi dan roti gandum.

Sebab, zat itu punya potensi menyebabkan rasa kantuk.

Hal semacam itu dapat terjadi karena L-Tryptophan atau asam amino esensial di karbohidrat akan dirubah jadi niacin dan vitamin B. Sementara itu, niacin menghasilkan serotonin.

Serotinin, menurut pakar kesehatan, akan merangsang otidak untuk menyebabkan rasa nyaman di badan. Nah, rasa tersebut yang lalu menyebabkan ras kantuk.

Sebagai ganti karbohidrat sepanjang perjalanan, konsumsilah buah atau coklat.

Vitamin dalam buah tidak saja beri kesegaran otot-otot dan memperkuat prasyarat motorik namun juga baik untuk memperkuat syaraf sensorik di badan.

 

  1. Minumlah kopi apabila terpaksa

Tetapi satu hal yang pantas dicatat yaitu, cafein yang ada di kopi tidaklah menyehatkan.

Zat itu sejatinya malah menyebabkan zat yang tidak bersahabat untuk badan dan zat dan hormon yang ada di badan bereaksi melawannya.

Hal semacam itu dapat terjadi karena cafein yang ada di kopi merangsang produksi asam lambung.

Sementara itu, zat asam tersebut menjadi media yang subur untuk tumbuhnya sebagian bakteri toksin.

 

Tips Praktis Mengemudi Mobil Di Jalan Raya secara aman

Berikut Tips Praktis Mengemudi Mobil Di Jalan Raya secara aman yang bisa anda terapkan saat mengmudi moil di jaan raya. Diantaranya sebagai berikut :

#1 Jagalah Jarak Aman

Waktu berkendara, pasti kita akan tidak sendirian di jalanan. Mungkin kita ada di jalan tol dengan kecepatan tinggi atau didalam kota dengan jalan raya yang padat.

Apa pun keadaannya, maka anda tetap mesti memperhatikan jarak aman dengan kendaraan yang ada di depan.

Berikan jarak sesuai sama yang ideal untuk melakukan pengereman bila saja kendaraan di depan lakukan pengereman mendadak.

Bila melihat pada ketentuan keselamatan berkendara, jarak minimal yang disarankan yaitu tiga detik dari kendaraan yang ada di depan anda.

 

#2 Mengerti Blindspots Mobil

Tiap-tiap mobil tentu mempunyai segi yang tidak tampak dari spion ataupun dari pandangan pengemudi, atau biasa dimaksud blindspots.

Hal semacam ini utama untuk di ketahui supaya anda tidak sampai dikagetkan oleh kendaraan yang ada di titik blindspots itu dan mendadak nampak dengan mengagetkan.

Diluar itu, dengan tahu titik blindspots ini, anda semakin lebih mewaspadai kehadiran kendaraan lain waktu akan memotong atau beralih jalur.

 

#3 Atur Posisi Spion Dengan Tepat

Posisi spion yang pas akan menolong memperluas pandangan atas kendaraan yang ada di belakang kita atau yang akan mendahului kita.

Upayakan supaya spion bisa menolong anda lihat arah belakang dan ke samping kendaraan.

Biasanya, posisi spion yang baik yaitu dengan pojok agak keluar dan menolong melihatkan semakin banyak jalan di belakang dan sedikit bodi mobil kita.

#4 Senantiasa Pakai Tanda atau Tanda

Supaya mengemudi makin nyaman dan tidak meresahkan pemakai jalan yang lain, janganlah lupa selalu untuk memakai tanda yang pas waktu akan lakukan manuver.

Umpamanya nyalakan lampu sein untuk berbelok dan geser jalur, atau memberi klakson waktu akan mendahului.

Walau cukup simpel, namun hal semacam ini akan membuat gerakan mengemudi anda bisa dipahami dan diantisipasi oleh pengemudi yang lain.

 

#5 Atur Kecepatan Sesuai sama Posisi

Biasanya di jalan raya anda bisa lihat ketetapan kecepatan optimal dan minimum.

Umpamanya di jalur kanan untuk jalur mendahului dan mesti mengemudi dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Cocokkan kecepatan mobil anda dengan jalur yang diambil. Jangan pernah anda melaju lambat di jalur cepat atau jalur mendahului.

Hal semacam ini pasti akan mengganggu pengemudi yang menginginkan mendahului dan bisa membahayakan anda sendiri.

 

#6 Jagalah Emosi

Walau anda telah coba mengemudi dengan teratur, tetapi belum pasti pemakai jalan yang lain akan lakukan hal yang sama.

Pasti ada pengemudi yang akan memotong asal-asalan atau menyalip tanpa ada memberi sinyal. Walau demikian, jangan pernah hilang kesabaran dan kontrol emosi anda.

Bila tidak, anda mungkin jadi panas hati dan malah memperburuk kondisi.

 

Demikian tadi artikel tentang tips praktis mengemudi mobil di jalan raya secara aman. Semoga menjadi inspirasi bagi anda.

 

Salam berkendara aman…