Cara Mengubah Kuota Kemendikbud ke Kuota Utama Menggunakan Psiphon

Di masa pandemi beberapa waktu lalu, pemerintah melarang sistem belajar mengajar dengan tatap muka. Sebagai gantinya para pelajar mengikuti KBM secara daring menggunakan smartphone atau PC. Wujud bantuan pemerintah untuk terlaksananya program ini yakni dengan memberikan kuota belajar gratis. Selain belajar daring, ada lho cara mengubah kuota Kemendikbud ke kuota utama menggunakan Psiphon.

Kuota belajar yang diberikan oleh pemerintah tidak sama seperti kuota utama pada umumnya. Kuota tersebut hanya bisa digunakan untuk mengakses aplikasi belajar, seperti RuangGuru, Zoom, dan sejenisnya.

Namun, sekarang sudah ada cara mengubah kuota Kemendikbud ke kuota utama mengggunakan Psiphon. Pasti merasa penasaran bukan? Kalau begitu, langsung disimak uraian berikut.

Cara Mengubah Kuota Kemendikbud ke Kuota Utama Menggunakan Psiphon

 

Setidaknya ada 2 cara yang bisa diterapkan untuk mengubah kuota belajar menjadi kuota utama atau kuota reguler. Cara ini bisa diterapkan di semua jenis operator jaringan, baik itu Telkomsel, XL, Axis, Indosat Ooredoo, Tri, Smartfren hingga ByU. Mengenai cara menggunakan kuota kemendikbud ke kuota utama via Psiphon tersebut, yakni:

Cara 1. Menggunakan Psiphon Pro Tanpa Setting Header

Cara satu ini bisa Anda gunakan untuk mengubah kuota belajar, khususnya kuota yang digunakan untuk mengakses aplikasi RuangGuru dan sejenisnya. Adapun langkah-langkahnya sendiri, yakni:

  1. Langkah yang pertama Anda download dan install aplikasi Psiphon Pro melalui Google Playstore.
  2. Jika sudah, selanjutnya Anda jalankan aplikasi tersebut dan geser ke kanan hingga ke tampilan utama aplikasi.
  3. Sekarang Anda klik menu OPSI yang ada di halaman utama tersebut.
  4. Pada halaman yang ditampilkan, Anda beri tanda centang pada opsi Alihkan Sambungan Seluruh Perangkat dan juga opsi Matikan Timeours untuk Internet yang Lambat.
  5. Selanjutnya klik pada opsi Setting Proxy, kemudian beri tanda centang pada bagian Sambungkan Lewat Proxy HTTP. Di bagian Header HTTP Kustom tidak perlu Anda setting, biarkan default.
  6. Kambali ke halaman utama aplikasi Psiphon Pro, kemudian klik menu MULAI atau START.
  7. Dengan demikian, Psiphon Pro sudah aktif dan terhubung. Anda bisa langsung menggunakannya untuk mengakses internet.

Cara 2. Menggunakan Psiphon Pro dengan Header HTTP Kustom

 

Jika cara di atas tidak berhasil, maka Anda bisa mencoba cara kedua ini. Di sini Anda perlu melakukan setting pada Header HTTP agar bisa mengubah kuota belajar menjadi kuota reguler di semua operator seluler. Cara melakukannya sama mudahnya dengan cara di atas, berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Langkah yang pertama buka aplikasi Psiphon Pro di perangkat smartphone Anda.
  2. Pada halaman utama aplikasi, Anda klik menu OPSI.
  3. Di bagian Select Region Server, Anda klik dan pilih ke opsi Kinerja Terbaik. Pilihan ini akan membuat sistem memilih server secara otomatis dan memilih server tercepat.
  4. Setelah itu, Anda klik pada opsi Setting Proxy. Kemudian beri tanda centang pada opsi Sambungkan Lewat Proxy HTTP.
  5. Beri tanda centang pada Header HTTP Kustom, kemudian pilih Tambahkan Header HTTP Kustom. Kemudian Anda isi nama dan nilai header sesuai keterangan di bawah ini.

Header 1

  • Nama Header: x-online-host
  • Nilai Header: https://bimbel.ruangguru.com/

Header 2

  • Nama Header: host
  • Nilai Header: https://bimbel.ruangguru.com/
  1. Sementara untuk header lainnya bisa Anda kosongkan. Sekarang simpan pengaturan tersebut dan kembali ke halaman utama aplikasi.
  2. Selanjutnya klik START atau MULAI. Jika berhasil terhubung, maka Anda sudah bisa menggunakan kuota belajar sebagai kuota utama.

Itulah tadi cara mengubah kuota Kemendikbud ke kuota utama menggunakan Psiphon Pro yang mudah dan praktis. Semoga informasi di atas bermanfaat.

 

Check Also

5 Game Android Penghasil Uang yang Terbukti Membayar

Setiap kawula muda sekarang ini pasti memiliki smartphone yang dipakai sehari-hari. Nah, kebanyakan dari mereka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *