Cara Mengatasi Keluarnya Asap Pada Knalpot Sepeda Motor

Pasti anda merasakan pusing dan jengkel jika motor anda mengeluarkan asap yang tipis, baik asap itu berwarna putih maupun hitam. Jadi bila anda memiliki permasalahan pada motor? Bingung mau melakukan apa jika motornya berasap? Pada kesempatan ini kami akan membahas bagaimana cara mengatasi keluarnya asap putih pada knalpot sepeda motor dengan langkah yang gampang dan cepat.

Tidak terbayangkan jika Anda menjadi fokus perhatian di jalan raya karena motor anda mengeluarkan asap, bukan? Mungkin saja orang berpikir kalau yang memiliki kendaraan itu tidak pernah memelihara kendaraannya, atau kita merasa cemas ada permasalahan berat yang berlangsung pada sistem mesin motor?

Motor berasap yaitu satu keadaan di mana motor mengeluarkan asap yang diluar normal. Hal yang wajar bila kendaraan bermotor keluarkan asap. Bukanlah jadi permasalahan bila asap yang di keluarkan tak berbau serta tak berwarna. Jadi permasalahan bila motor keluarkan asap. Ada dua tipe asap yang dapat di keluarkan motor, yaitu asap hitam serta asap putih. Selain merugikan pengendara yang lain karena ada polusi yang buruk, juga  dapat mengganggu pemakai jalan yang lain.

Motor yang berumur 5 tahun, pada umumnya sering mengeluarkan asap karena mempunyai beragam persoalan yang ada pada motor. Tetapi, tidak menutup peluang pada motor baru yang bisa mengalami permasalahan yang sama karena adanya kesalahan perakitan di pabrik atau kesalahan penggunaan dari motor tersebut.

Penyebabnya paling utama yaitu silinder dan kepala silinder yang ada masalah. Bahkan juga, seringkali ditemukan volume oli mesin yang melebihi ukuran juga yang jadi penyebab munculnya kepulan asap yang terlalu berlebih itu.

Lalu apa sajakah masalah penyebab silinder serta kepala silinder tersebut? Bagaimana caranya menangani permasalahan itu? ┬áSimak baik-baik dibawah ini ya…

 

  1. Liner silinder tergores

Liner silinder adalah komponen yang ada dibagian blok mesin. Peralatan ini berperan membuat perlindungan sisi dalam silinder blok dari gesekan piston.

Ketika mesin dinyalakan dan kepala piston yang bergerak maju-mundur atau naik-turun dapat menyebabkan goresan pada liner silinder. Luka gores itu jadi celah untuk oli mesin untuk masuk ke ruangan bakar. Mengakibatkan, waktu mesin dinyalakan lalu terjadi pembakaran, oli turut terbakar hingga menghasilkan asap pekat.

Untuk menangani hal semacam itu, sebaiknya menambahkan ukuran atau disebut juga yaitu oversizing. Tetapi, sistem itu harus juga diimbangi dengan pergantian piston serta ring piston.

 

  1. Piston dan ring piston aus

Piston atau terkadang dimaksud juga torak adalah sisi dari mesin yang berperan sebagai penekan udara masuk dan penerima desakan hasil pembakaran pada ruang bakar. Piston tersambung ke poros engkol atau crankshaft melalui setang piston atau istilah kerennya connecting rod.

Mengenai ring piston ada dua tipe, yakni ring kompresi dan ring oli. Ring kompresi berperan untuk pemampatan volume dalam silinder dan meniadakan oli pada dinding silinder.

Piston dan ring piston aus karena aspek umur atau karena sebab lain akibat perawatan dan perlakuan pada motor yg tidak baik.

Apabila keduanya rusak atau aus, selain mengakibatkan kekuatan kompresinya mengalami penurunan sampai performa menjadi mesin loyo, juga mengakibatkan oli merembes ke ruang bakar, terutama ring piston oli. Ring oli ini cuma ada di motor mesin 4-tak, Sebab, pelumasan mesin 2-tak memakai oli samping.

Apabila pada kenyataan kondisi silinder masih bagus, namun kondisi piston dan ring piston sudah aus, berarti keduanya harus diganti.

 

  1. Seal klep bermasalah

Biasanya, klep motor yang sudah berusia diatas 5 tahun ke atas begitu riskan mengalami permasalahan. Semuanya motor yang bermesin 4-tak diperlengkapi klep.

Perangkat itu berperan untuk mengatur gas buang serta masuk ke ruangan bakar yang akan bercampur dengan bahan bakar minyak (BBM) yang sudah disemburkan dari injektor atau karburator.

Sedangkan gas keluar yaitu gas bekas hasil pembakaran di ruangan bakar. Kedua tipe gas itu digerakkan oleh dorongan maju mundur piston yang dibatasi oleh klep.

Lalu jika seal klep atau bahkan juga klep tersebut aus atau rusak, oli yang melumasi piston akanl merembes ke ruangan bakar. Hal ini mengakibatkan rembesan pelumas itu turut terbakar saat sistem pembakaran sehinga menyebabkan asap pekat dari knalpot.

Untuk menangani permasalahan itu harus Anda mesti menggantinya dengan yang baru. Sebab apabila tidak, persoalan ini akan tidak pernah berakhir karena perangkat yang telah aus tak dapat dipakai lagi.

 

  1. Volume oli yang berlebihan

Satu hal yang pantas digarisbawahi, masing-masing produsen sepeda motor sudah mempertimbangkan kemampuan mesin dalam menyimpan oli. Demikian juga dengan pabrikan minyak pelumas yang sudah memperhitungkan hal itu.

Walhasil, dalam satu paket, baik kaleng ataupun botol plastik, volume oli yang akan dituang ke mesin sudah dipertimbangkan dengan takaran tertentu. Apabila ada orang yang ingin menuangkan volume oli berlebihan ke mesin dengan dalih supaya gesekan antarkomponen mesin tak terjadi, hal semacam itu bisa dibilang sangat salah.

Sebab oli yang melebihi ukuran akan beresiko masuk ke ruangan bakar, terlebih di waktu mesin telah panas dan oli semakin encer.

Yang terjadi adalah oli yang masuk ke ruangan bakar ikut terbakar saat sistem pembakaran terjadi. Akhirnya, asap pekat keluar dari knalpot.

Karenanya, ada cara mengatasi keluarnya asap pada knalpot sepeda motor yang bisa anda lakukan, diantaranya :

  1. Lakukan pemeliharaan dan pemeriksaan secara teratur pada sepeda motor anda. Pemeliharaan dan pemeriksaan ini tidak harus dikerjakan sendiri. Anda bisa menyerahkan pekerjaan service motor Anda ke dealer terdekat yang anda percayai. Kedua hal semacam itu dilakukan supaya kerusakan yang lebih fatal bisa diketaui dan dicegah.
  2. Gantilah bagian-bagian mesin yang mengakibatkan timbulnya asap putih. Umumnya bagian yang sering jadi penyebabnya yaitu klep yang kotor atau rusak. Jika seperti itu harus diganti segera. Di bengkel atau di dealer motor, saat service umumnya ada info parts mana yang perlu ditukar pada jarak tertentu (Km) secara spesifik. Hal semacam itu mempunyai tujuan untuk menjaga performa mesin tetaplah awet dan prima.

 

Demikian artikel tentang cara mengatasi keluarnya asap pada knalpot sepeda motor. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi anda. Selamat berkarya…