6 Cara Mengemudi Mobil Agar Konsumsi Bahan Bakar Lebih Irit

Kebanyakan orang pasti merasakan masalah konsumsi bahan bakar. Pasti anda juga ingin memiliki mobil yang konsumsi bahan bakarnya lebih irit. Nah pada artikel ini saya akan membahas tentang “6 cara mengemudi mobil agar konsumsi bahan bakar lebih irit”.

Memang memiliki mobil yang memerlukan bahan bakar sedikit sangat diimpikan oleh banyak orang. Tapi hal tersebut sangat sulit, sebab banyak faktor yang menyebabkan konsumsi bahan bakar.

Seperti kapasitas mobil itu sendiri, lalu lintas di jalan, kondisi jalan yang anda lewati dan juga cara anda mengemudikan mobil anda.

Maka dari itu cara mengemudikan mobil ada tips yang perlu kalian tau agar bahan bakar mobil anda lebih irit. Ada kebiasaan orang mengendarai mobil yang ternyata membuat lebih boros. Hal tersebut itulah yang harus anda hindarkan dan saya akan memberikan tips yang bisa anda jadikan kebiasaan agar pemakaian bahan bakar lebih sedikit.

 

6 Cara Mengemudi Mobil Agar Konsumsi Bahan Bakar Lebih Irit

Berikut ini bebrapa tips yang saya maksudkan di atas dan mungkin dapat anda coba sendiri:

 

  1. Pemanasan mobil jangan terlalu lama

Dalam memanaskan mesin mobil memang sangat penting dilakukan sebelum anda melakukan perjalanan. Namun, pemanasan jangan sampai terlalu lama, saya sarankan jangan melebihi 10 menit pemanasan mobil anda.

Kalau mobil anda berteknologi injeksi, justru pemanasan lebih cepat di bandingkan dengan yang belum berteknologi injeksi. Tapi jangan sampai anda tidak melakukan pemanasan pada mesin mobil anda.

Kalau mobil anda tidak di panaskan terlebih dahulu, maka oli di dalam mesin belum sempat bercampur dengan komponen.

Hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan komponen mobil dalam jangka panjang.

Jika sudah di panaskan sebaiknya mobil berjalan perlahan terlebih dahulu selama kurang lebih 3 menit.

Jangan langsung tanjap gas yang sangat dalam, selain komponen yang terkena efek, pada bahan bakar juga akan lebih boros.

 

  1. Jangan melakukan akselerasi dan pengereman yang berlebihan

Ketika anda mulai berjalan jangan langsung menginjak gas terlalu dalam, lakukan saja secara perlahan dan anda juga bisa menggunakan perasaan anda ketika melakukan pemindahan transmisi. Lakukan secara bertahap dan secara mantap.

Untuk mobil yang berbahan bakar bensin ideal waktu pemindahan gigi, ketika spidometer sudah menunjuk RPM 2000-3000. Dan jika anda menggunakan mobil yang bermesin diesel dengan torsi yang lumayan tinggi, waktu untuk menambah perseneling gigi berkisaran antara 1000-2000 RPM.

Ketika anda akan menghadapi tengkongan, ada satu tips yang bisa anda lakukan dan tidak terlalu bahaya yaitu lepaskan pedal gas yang anda injak dan setelah itu ikuti daya dorong yang di hasilkan mobil tersebut.

Jika membutuhkan pengereman anda dapat melakukan pengereman secara halus.

Ingat, jangan anda lakukan menginjak gas secara tiba-tiba, lalu anda rem secara mendadak dan anda ulangi lagi.

Nah,hal tersebut sangat membutuhkan baha bakar yang lebih. Prinsipnya anda harus gunakan momentum.

  1. Tekanan angin pada ban

Nah, pada tips yang ketiga ini juga sangat berpengaruh dalam penggunaan bahan bakar. Ketika tekanan angin pada ban mobil anda kurang, maka akan membuat beban pada mobil menjadi lebih berat.

Ketika mobil menjadi lebih berat maka kinerja mesin menjadi lebih keras dan itu juga membutuhkan bahan bakar yang lebih.

Keborosan yang dihasilkan dari kurangnya tekanan angina pada ban yaitu sekitar 5-15 persen.

Pastikan selalu tekanan ban dan sesuai dengan rekomendasi yang dianjurkan.

Itu dapat anda lihat di buku panduan dan biasanya ada stiker yang menunjukkan tekanan ban yang dianjurkan pada glove Box.

 

  1. Bahan bakar yang berkualitas

Lakukan pengisian bahan bakar pada stasiun pengisian dan gunakan bahan bakar yang berkualitas baik atau angka oktan yang sesuai kebutuhan mesin anda.

Jika kebutuhan angka oktan yang sesuai dan mesin masih normal maka tidak akan meninggalkan kotoran atau sisa pembakaran. Jika terdapat kotoran maka kinerja mesin mobil anda tidak efisien dan kurang peforma.

 

  1. Kurangi muatan mobil yang berlebihan

Muatan mobil yang anda bawa jangan sampai melebihi ketentuan yang dianjurkan dan di sarankan. Itu juga bisa anda lihat di dalam buku panduan atau istilah lainnya Manual Book.

Saya sarankan untuk tidak membawa barang bawaan yang tidak terlalu di butuhkan dan bisa anda keluarkan dari mobil. Atau mungkin kapasitas penumpang yang terlalu berlebihan atau kebanyakan orang.

Hal tersebut di atas akan membuat kinerja mesin mobil menjadi lebih banyak membutuhkan bahan bakar karena mengangkut muatan yang berlebihan.

Setiap mobil dengan muatan yang berlebihan 20 kg, akan mengakibatkan pemborosan sekitar 1 persen.

 

  1. Mematikan mesin

Anda dapat mematikan mesin anda ketika mobil anda berhenti lebih dari 30 detik. Maka akan lebih menghemat bahan bakar jika anda matikan mobil anda.

Hal ini bisa anda lakukan ketika jalan macet dan tidak dapat bergerak total dan mungkin ketika perlintasan kereta api dan juga yang lainnya.

Mobil diam dan hidup atau dinyalakan selama 3 menit sama dengan mengemudi 1 km dengan kecepatan stabil 50 km/jam.

Jadi usahakan untuk mematikan mesin jika dalam keadaan diam dan tidak digunakan.

 

Sekian beberapa tips dan ulasan tentang “6 cara mengemudi mobil agar konsumsi bahan bakar lebih irit”.

Semoga dapat menambah wawasan anda tentang pengiritan bahan bakar dan dapat anda praktekkan sendiri pada mobil anda, lalu dapat anda lihat hasilnya selanjutnya. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published.