5 Ciri-ciri dan Manfaat Spooring dan Balancing pada Mobil

Pada suatu kendaraan yang sudah lama digunakan, kesesuaian dan keseimbangan roda mesti diperbaiki karena keausan komponen kaki-kaki mobil yang dapat mengakibatkan terjadinya penyimpangan pada pojok kelurusan roda.

Supaya kesetabilan mobil tetaplah terjaga maka wajib hukumnya untuk melakukan spooring dan balancing secara berkala.

 

Tujuan spooring dan balancing

Tujuan paling utama dari sistem spooring yaitu untuk menyesuaikan pada posisi roda kanan dan kiri. Dampak yang diakibatkan dari tidak seimbangnya roda kiri dan kanan ini dapat membuat mobil limbung dan bahkan juga berat sebelah.

Sedang balancing yaitu untuk membuat roda belakang jadi parallel dengan roda depan. Balancing juga untuk menghindari ada getaran kecil waktu mobil digerakkan.

Pada sistem penyetelan mesti diyakinkan kalau roda belakang bener-benar parallel dengan roda depan karena roda belakang cuma ikuti gerakan roda depan waktu mobil di melakukan.

Jika keadaan ini tidak terwujud dapat mengakibatkan ban Anda akan cepat aus dan stabilitas mobil terganggu.

Spooring dan balancing juga mempunyai tujuan untuk membuat keausan ban mobil rata hingga pengendalian dan kenyamanan mobil tetaplah terjaga, dampak limbung bisa terlepas dan keamanan berkendaraan juga selalu terjamin.

 

Saat tengah menikmati perjalanan dengan mobil yang anda kemudikan, mendadak sesekali anda merasakan putaran roda seakan berbelok ke kanan atau ke kiri dengan sendirinya.

Seperti waktu memutar setir ke satu arah terjadi kecenderungan putaran ke arah berlawanan dari kemudi.

Sampai merasa menganggu dan kurangi rasa nyaman, terutama waktu mesti berkendara di jalan tol yang pastinya memerlukan kendali lebih ekstra dengan jalan yang lurus.

 

Memang beberapa hal sebagai tanda-tanda dari peringatan itu, mungkin pemicunya dari komponen kaki-kaki yang tidak beres atau telah tidak layak.

Seperti terjadi keausan pada perangkat tie rod, reck end atau long tie road dan sebagainya.

Tetapi apabila sudah melakukan cek up pada kaki-kaki tanda-tanda itu masihlah merasa, tidak ada kelirunya anda coba mengecek posisi ke empat roda.

Mungkin saja tanda-tanda itu akibat tidak presisinya posisi semua roda sehingga butuh untuk dilakukan spooring dan balancing.

Ciri-Ciri Ban Mobil Butuh Spooring Balancing

Terdapat banyak tanda yang dapat dirasakan waktu anda berkendara untuk mengetahui apakah mobil anda sudah saatnya dilakukan spooring dan balancing.

Hal yang paling umum dan gampang untuk diketahui yaitu setir yang merasa bergetar waktu anda tengah mengemudi.

Hal semacam ini karena roda depan segera terkait dengan mekanisme kemudi. Sampai tingkat keausan roda depan dan permasalahan yang ada lebih cepat dirasa dibanding roda belakang.

Selanjutnya, spooring dan balancing diperlukan bila anda terasa mobil anda senantiasa bergerak ke arah spesifik.

Langkahnya yaitu waktu di jalanan lurus dan mendatar (dan jalanan aman dengan kecepatan pelan saja) coba melepas setir kemudi mobil anda.

Bila mobil perlahan-lahan berbelok ke arah spesifik, jadi tersebut satu diantara gejalanya mobil perlu di spooring balancing.

Mobil yang memerlukan spooring balancing dapat juga tampak dari keausan ban mobil yang kurang seimbang dan kurang wajar.

Hal semacam ini bisa diliat dari tapak atau bulu ban yang mulai menipis dan didominasi pada beberapa tempat saja.

Ciri yang lain kalau mobil anda memerlukan spooring dan balancing yaitu saat anda rasakan setir kemudi merasa lebih berat dari umumnya.

Atau dapat pula saat anda membelokkan kemudi, dan setir kemudi tidak ingin kembali lurus ke posisi awal mulanya waktu kemudi dilepaskan.

Manfaat Spooring dan Balancing pada roda Mobil

Beberapa manfaat yang bisa dirasakan setelah mobil yang paling anda disayangi selesai dilakukan spooring dan balancing, diantaranya yaitu :

  1. Jika setelan spooring dan balancing bagus dan sesuai dengan standard spesifikasi tipe mobil maka kenyamanan waktu diperjalanan bisa tercukupi. Hal semacam ini dikarenakan hilangnya keluhan-keluhan yang diakibatkan akibat posisi roda yang tidak presisi.
  2. Handling mobil tentunya menjadi tambah baik
  3. Putaran roda yang stabil dan baik bisa mensupport gerakan mobil jadi lebih responsif, hingga keluhan yang terjadi seperti waktu setir diputar, tidak akan terjadi kecenderungan arah yang berlawanan dengan putaran setir mobil.
  4. Menghidari keluhan speleng (jarak sela gerakan setir), karena hal semacam ini bukan hanya terjadi karena ada komponen setir yang aus. Namun dapat pula dikarenakan oleh karena ada posisi yang roda yang tidak pada titik 0 (presisi), seperti roda yang menguncup atau mengembang.
  5. Manfaat selanjutnya yakni bisa menghemat umur penggunaan ban, karena keausan pada ban (umum di kenal dengan arti ban botidak) jadi rata dan seimbang.

 

Lalu selain daripada itu yang butuh memperoleh perhatian juga yaitu periode spooring dan balancing yang ideal untuk mobil anda, sekitaran 5000 – 10000 km.

Ini dapat berdasar pada keadaan yang tidak sama hingga beresiko pada cepat berubahnya spesifikasi roda dari mobil anda.

So, kerjakanlah spooring dan balancing untuk mendukung kenyaman dan keselamyan anda berkendara.

 

Demikian tadi keterangan artikel mengenai 5 ciri-ciri dan manfaat spooring dan balancing pada mobil. Mudah-mudahan dapat berguna untuk anda dalam melakukan spooring dan balancing pada mobil anda.

 

Salam berkendara aman…

Leave a Reply

Your email address will not be published.