4 Tips Merawat Kopling Motor Agar Nyaman Dalam Penggunan Dan Lebih Awet Dalam Komponen

Dalam sebuah kendaraan bermotor komponen kopling adalah komponen yang sangat penting. Dan menggunakan kopling manual atau transmisi otomatis sebenarnya itu hampir sama. Hanya saja pada sensasi dan kemudahannya. Kalau anda menggunakan motor kopling harus memiliki konsetrasi lebih dalam memainkannya karena agar motor tidak tersendat atau tiba-tiba mati. Sedangkan kalau menggunakan transmisi otomatis agak lebih mudah dalam pengoprasiannya.

 

Kopling

Kopling merupakan suatu alat penghubung kedua ujung poros yang bertujuan untuk mentransnisikan dan penghubung daya mekanis. Tetapi sekarang ada kopling yang memiliki torsi yang di batasi dan sehingga dapat terputus ketika batas rotasi dilewatinya. Kan biasanya kopling pada umumnya tidak dapat diizinkan perpisahanya antar kedua poros tersebut ketika di oprasikan.

Read More

Sebenarnya tujuan diberikannya kopling untuk dapat menyatukan kedua poros yang berputar agar dapat menyatu dengan baik. Agar kopling bisa bekerja dengan maksimal dan terasa nyaman saat penggunaannya. Anda dapat melakukan pemilihan komponen yang bagus, pemasangan yang tepat dan perawatan yang teliti.

 

Dan perlu kalian tau, dalam berbagai jenis motor kopling dapat dibedakan dalam 3 jenis yaitu

  1. Motor dengan kopling otomatis atau yang biasanya digunakan pada motor 110 cc. Menggunakan kopling jenis ini dikarenakan motor tersebut tidak meliliki kecepatan yang terlalu tinggi, jadi masih bisa menggunakan kopling jenis ini.
  2. Motor dengan kopling jenis motor metic. Motor ini tidak melakukan pemindahan kopling. Jadi motor yang mengunakan kopling jenis ini, sekarang banyak dipilih oleh para pengguna motor karena kemudahan dan kepraktisan dalam penggunaan. Struktur komponen dari kopling jenis ini memang agak berbeda dari jenis kopling yang lain dan perawatan juga sedikit berbeda.
  3. Motor dengan kopling manual dan kopling ini yang akan kita bahas bagaimana perawatannya agar lebih nyaman dan awet. Motor yang menggunakan jenis kopling ini biasanya memiliki kecepatan/cc lebih dari 125cc. karena agar tarikannya lebih ringan dan kuat dalam tanjakan, tetapi memang harga berbeda dari jenis motor yang lain. Setiap kendaraan memang memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing dan anda harus bisa memilih sesuai dengan kebutuhan anda sehari hari.

 

Ada 2 Jinis Kopling berdasarkan bahan dan bentuknya :

  1. Kopling Kaku

Kopling kaku merupakan kopling yang yang tidak mengizinkan terlepasnya kedua ujung poros tersebut atau tidak terjadi perubahan posisi. Perlu kalian tau bahwa Kopling ini adalah salah satu kopling dengan usia pakai paling lama, jika batasan torsi dan beban poros tidak dilampaui. Dan ini adalah pilihan yang tepat jika ingin kopling anda tetap stabil dan presisi.

  1. Kopling fleksibel

Kopling ini sangat berbeda dengan kopling kaku karena ini digunakan untuk saat kedua poros ada sedikit gangguan saat mesin beroprasi seperti perubahan posisi secara aksial, radial maupun angular.

 

Sekarang kita mulai agar kopling tetap awet dan nyaman saat digunakan oleh pengguna kendaraan. Berikut ini tips yang saya maksudkan :

  1. Ganti Oli Anda Sesering Mungkin (Oli Kopling)

Mengganti oli sesering mungkin dapat membuat terasa nyaman. Jika anda jarang sekali mengganti oli, pasti yang anda rasakan seperti loyo atau tidak kuat karena di sebabkan kualitas oli yang menurun atau tidak sebagaimana mestinya kegunaan oli. Karena kurang sering ganti oli membuat gesekan kasar pada komponen kopling yang dapat membuat kopling terlambat dan juga menjadi sering pemindahan gigi. Dalam mengganti oli anda harus menaati peraturan tentang ketinggian atau kapasitas oli yang digunakan. Kapasitas oli dalam mesin sangat berpengaruh dalam kinerja mesin juga, apabila kurang maka akan membuat mesin jadi cepat panas dan dapat merusak komponen. Sedangkan kelebihan kapasitas maka akanĀ  membuat oli kurang bergerak bebas. Saran saya seringlah ganti oli agar tarikannya menjadi lebih pas dan responsif, yang sesuai keinginan anda.

  1. Mengecek Kanvas Kopling Secara Berkala

Dengan tujuan agar tidak ada kerusakan yang tidak terduga dan juga dapat menghasikan kinerja mesin menjadi lebih maksimal. Kopling terasa dalam atau tidaknya itu pengaruh dari kanvas. Jika kopling diinjak terasa dangkal berarti itu waktunya mengganti kanvas yang baru karena yang lama itu tadi mulai habis. Jangan mengecek itu saja yang lain juga perlu di cek seperti per kopling. Karena kalau per kopling itu lemah dapat mengakibatkan kanvas tidak bekerja dengan baik walaupun kanvasnya itu baru. Saran saya lebih baik anda ganti saja dengan yang baru.

  1. Kabel Tali Kopling

Dengan membersihkan tali kopling dan salurannya di lumasi dengan cairan pelumas atau cairan pembersih karat agar saat anda melakukan transmisi tidak terasa macet. Kemacetan kabel kopling biasanya terdapat kotoran yang menyebabkan macet. Ini merupakan salah satu kendala yang sering dijumpai. Bahkan kabel tali kopling bisa putus karena kotoran yang terlalu lama menempel di kabel tersebut.

  1. Melakukan Penambahan Tul

Alat yang bernama tul ini dapat membuat tarikan yang lebih ringan. Dan alat ini diletakkan pada bagian kanan bawah sekitar gearboks. Saya yakin hasilnya pasti akan terasa berbeda. Anda bisa memasangnya saat kedaraan posisi dingin.

 

Itulah 4 tips merawat kopling motorĀ  agar nyaman dan lebih awet. Semoga itu tadi dapat bermanfaat dan anda dapat mempraktekkannya sendiri. Jangan lupa bahwa kopling merupakan komponen yang perlu dirawat dengan baik dan secara rutin, agar motor anda tetap nyaman. Terima kasih.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.